Cara Memasak
Bahan-Bahan:
1 buah kaki sapi/kerbau
4 gelas santan dari satu butir kelapa
1 lembar daun kunyit
2 lmbar daun jeruk purut
2 buah asam kandis
1 batang serai
Haluskan:
1 ons cabe merah
10 buah bawang merah
5 siung bawang putih
6 buah kemiri
1 cm kunyit
2 cm lengkuas
garam secukupnya
Cara membuat:
~ Bersihkan kaki sapi, potong-potong, dan rebus sampai empuk.
~ keluarkan tulang-tulangnya lalu potong-potong kikil tersebut.
~ Didihkan santan dengan bumbu-bumbu lainnya, masukan
potongan kikil dan masak sampai santan mengental dan
keluar minyak.
Minggu, 08 Mei 2011
Resep Keluarga Rendang Ayam
Cara Memasak
Bahan:
1 ½ kilo ayam, jangan terlalu muda
12 gelas santan dari 3 butir kelapa
2 biji asam kandis
1 batang serai, memarkan
1 lembar daun kunyit
2 lembar daun jeruk purut
Garam secukupnya
Haluskan:
1 ons cabe merah
15 buah bawang merah
6 siung bawang putih
5 buah kemiri
2 cm jahe
3 cm laos (yang ini tidak perlu dihaluskan, cukup di keprak saja)
Cara membuat:
~ Ayam dipotong-potong. Kecuali bagian punggung, bagian-bagian lain
sebaiknya dililit dengan benang katun agar tidak terlepas dagingnya
saat dimasak.
~ Dalam wajan: rebus santan dengan bumbu-bumbu yang dihaluskan plus daun-
daun dan asam kandis.
~ Aduk terus sampai mengental agar santannya tidak pecah. Kalau sudah mulai
keluar minyak masukan potongan-potongan ayam.
~ Aduk terus dan dimasak dengan api sedang. Kalau mau dihitamkan, kecilkan
apinya.
Bahan:
1 ½ kilo ayam, jangan terlalu muda
12 gelas santan dari 3 butir kelapa
2 biji asam kandis
1 batang serai, memarkan
1 lembar daun kunyit
2 lembar daun jeruk purut
Garam secukupnya
Haluskan:
1 ons cabe merah
15 buah bawang merah
6 siung bawang putih
5 buah kemiri
2 cm jahe
3 cm laos (yang ini tidak perlu dihaluskan, cukup di keprak saja)
Cara membuat:
~ Ayam dipotong-potong. Kecuali bagian punggung, bagian-bagian lain
sebaiknya dililit dengan benang katun agar tidak terlepas dagingnya
saat dimasak.
~ Dalam wajan: rebus santan dengan bumbu-bumbu yang dihaluskan plus daun-
daun dan asam kandis.
~ Aduk terus sampai mengental agar santannya tidak pecah. Kalau sudah mulai
keluar minyak masukan potongan-potongan ayam.
~ Aduk terus dan dimasak dengan api sedang. Kalau mau dihitamkan, kecilkan
apinya.
7 Tips Menjaga anak balita
1.Menjaga pola makan sang anak
2.Menjauhan dari barang yang berbahaya
3.Mengawasi anak-anak ketika bermain
4.Menjaga kalsium dan vitamin anak
5.Memperhatikan perkembangan anak
6.Memberikan susu formula sesuai kebutuhan
7.Memberikan permainan sesuai dengan perkembangan usianya
by: ayda
2.Menjauhan dari barang yang berbahaya
3.Mengawasi anak-anak ketika bermain
4.Menjaga kalsium dan vitamin anak
5.Memperhatikan perkembangan anak
6.Memberikan susu formula sesuai kebutuhan
7.Memberikan permainan sesuai dengan perkembangan usianya
by: ayda
10 Tips Menjaga Kehamilan
1. Menjaga Pola Makan
Maksudnya penuhi pola makan yang seimbang,mulai dari gizi,karbohidrat,kalsium,vitamin,dan mineral lainnya.Hindari makanan yang mengandung bahan-bahan berbahaya seperti penyedap,pewarna,pengawet yang tidak di izinkan oleh BPBOM.
2. Hindari kegiatan fisik yg terlalu berat
Maksudnya tidak boleh terlalu sering naik turun tangga,mengakat barang-barang berat atau melakukan kegitan yang dapat membuat otot-otot perut berkontraksi.
3. Tidak merokok dan meminum minuman yang beralkohol
4. Melakukan pola hidup sehat seperti berolahraga
5. Kontrol ke dokter secara rutin
6. Hindari merokok pasif
7. Konsumsi suplemen penambah darah
8. Berhati-hati mengkonsumsi obat-obat terutama obat tradisional
9. Makan sedikit tetapi sering
10.Hindari daging yang belum dimasak atau setengah matang
by: ayda
Maksudnya penuhi pola makan yang seimbang,mulai dari gizi,karbohidrat,kalsium,vitamin,dan mineral lainnya.Hindari makanan yang mengandung bahan-bahan berbahaya seperti penyedap,pewarna,pengawet yang tidak di izinkan oleh BPBOM.
2. Hindari kegiatan fisik yg terlalu berat
Maksudnya tidak boleh terlalu sering naik turun tangga,mengakat barang-barang berat atau melakukan kegitan yang dapat membuat otot-otot perut berkontraksi.
3. Tidak merokok dan meminum minuman yang beralkohol
4. Melakukan pola hidup sehat seperti berolahraga
5. Kontrol ke dokter secara rutin
6. Hindari merokok pasif
7. Konsumsi suplemen penambah darah
8. Berhati-hati mengkonsumsi obat-obat terutama obat tradisional
9. Makan sedikit tetapi sering
10.Hindari daging yang belum dimasak atau setengah matang
by: ayda
Cerpen
Cerita Pendek – Cerpen Persahabatan
(Cerita Pendek – Cerpen Persahabatan) – Pagi hari saat aku terbangun tiba-tiba ada seseorang memanggil namaku. Aku melihat keluar. Ivan temanku sudah menunggu diluar rumah kakekku dia mengajakku untuk bermain bola basket.“Ayo kita bermain basket ke lapangan.” ajaknya padaku. “Sekarang?” tanyaku dengan sedikit mengantuk. “Besok! Ya sekarang!” jawabnya dengan kesal.“Sebentar aku cuci muka dulu. Tunggu ya!”, “Iya tapi cepat ya” pintanya.Setelah aku cuci muka, kami pun berangkat ke lapangan yang tidak begitu jauh darirumah kakekku.“Wah dingin ya.” kataku pada temanku. “Cuma begini aja dingin payah kamu.” jawabnya.Setelah sampai di lapangan ternyata sudah ramai. “Ramai sekali pulang aja males nih kalau ramai.” ajakku padanya. “Ah! Dasarnya kamu aja males ngajak pulang!”, “Kita ikut main saja dengan orang-orang disini.” paksanya. “Males ah! Kamu aja sana aku tunggu disini nanti aku nyusul.” jawabku malas. “Terserah kamu aja deh.” jawabnya sambil berlari kearah orang-orang yang sedang bermain basket.“Ano!” seseorang teriak memanggil namaku. Aku langsung mencari siapa yang memanggilku. Tiba-tiba seorang gadis menghampiriku dengan tersenyum manis. Sepertinya aku mengenalnya. Setelah dia mendekat aku baru ingat. “Bella?” tanya dalam hati penuh keheranan. Bella adalah teman satu SD denganku dulu, kami sudah tidak pernah bertemu lagi sejak kami lulus 3 tahun lalu.
Bukan hanya itu Bella juga pindah ke Bandung ikut orang tuanya yang bekerja disana. “Hai masih ingat aku nggak?” tanyanya padaku. “Bella kan?” tanyaku padanya. “Yupz!” jawabnya sambil tersenyum padaku. Setelah kami ngobrol tentang kabarnya aku pun memanggil Ivan. “Van! Sini” panggilku pada Ivan yang sedang asyik bermain basket. “Apa lagi?” tanyanya padaku dengan malas.
“Ada yang dateng” jawabku. “Siapa?”tanyanya lagi, “Bella!” jawabku dengan sedikit teriak karena di lapangan sangat berisik. “Siapa? Nggak kedengeran!”. “Sini dulu aja pasti kamu seneng!”. AkhirnyaIvan pun datang menghampiri aku dan Bella.Dengan heran ia melihat kearah kami. Ketika ia sampai dia heran melihat Bella yang tiba-tiba menyapanya. “Bela?” tanyanya sedikit kaget melihat Bella yang sedikit berubah. “Kenapa kok tumben ke Jogja? Kangen ya sama aku?” tanya Ivan pada Bela. “Ye GR! Dia tu kesini mau ketemu aku” jawabku sambil menatap wajah Bela yang sudah berbeda dari 3 tahun lalu. “Bukan aku kesini mau jenguk nenekku.” jawabnya. “Yah nggak kangen dong sama kita.” tanyaIvan sedikit lemas.
“Ya kangen dong kalian kan sahabat ku.” jawabnya dengan senyumnya yang manis.Akhinya Bella mengajak kami kerumah neneknya. Kami berdua langsung setuju dengan ajakan Bela. Ketika kami sampai di rumah Bela ada seorang anak laki-laki yang kira-kira masih berumur 4 tahun. “Bell, ini siapa?” tanyaku kepadanya. “Kamu lupa ya ini kan Dafa! Adikku.” jawabnya. “Oh iya aku lupa! Sekarang udah besar ya.”. “Dasar pikun!” ejek Ivan padaku. “Emangnya kamu inget tadi?” tanyaku pada Ivan. “Nggak sih!” jawabnya malu. “Ye sama aja!”. “Biarin aja!”. “Udah-udah jangan pada ribut terus.” Bella keluar dari rumah membawa minuman. “Eh nanti sore kalian mau nganterin aku ke mall nggak?” tanyanya pada kami berdua. “Kalau aku jelas mau dong! KalauIvan tau!” jawabku tanpa pikir panjang. “Ye kalau buat Bella aja langsung mau, tapi kalau aku yang ajak susah banget.” ejek Ivan padaku. “Maaf banget Bell, aku nggak bisa aku ada latihan nge-band.” jawabnya kepada Bella.
“Oh gitu ya! Ya udah no nanti kamu kerumahku jam 4 sore ya!” kata Bella padaku. “Ok deh!” jawabku cepat.Saat yang aku tunggu udah dateng, setelah dandan biar bikin Bella terkesan dan pamit keorang tuaku aku langsung berangkat ke rumah nenek Bella. Sampai dirumah Bella aku mengetuk pintu dan mengucap salam ibu Bella pun keluar dan mempersilahkan aku masuk. “Eh ano sini masuk dulu! Bellanya baru siap-siap.” kata beliau ramah. “Iya tante!” jawabku sambil masuk kedalamrumah. Ibu Bella tante Vivi memang sudah kenal padaku karena aku memang sering main kerumah Bella. “Bella ini Ano udah dateng” panggil tante Vivi kepada Bella. “Iya ma bentar lagi” teriak Bella dari kamarnya. Setelah selesai siap-siap Bella keluar dari kamar, aku terpesona melihatnya. “Udah siap ayo berangkat!” ajaknya padaku.Setelah pamit untuk pergi aku dan Bella pun langsung berangkat.
Dari tadi pandanganku tak pernah lepas dari Bella. “Ano kenapa? Kok dari tadi ngeliatin aku terus ada yang aneh?” tanyanya kepadaku. “Eh nggak apa-apa kok!” jawabku kaget.Kami pun sampai di tempat tujuan. Kami naik ke lantai atas untuk mencari barang-barang yang diperlukanBella. Setelah selesai mencari-cari barang yang diperlukan Bella kami pun memtuskan untuk langsung pulang kerumah.
Sampai dirumah Bella aku disuruh mampir oleh tante Vivi. “Ayo Ano mampir dulu pasti capek kan?” ajak tante Vivi padaku. “Ya tante.” jawabku pada tante Vivi.Setelah waktu kurasa sudah malam aku meminta ijin pulang. Sampai dirumah aku langsung masuk kekamar untuk ganti baju. Setelah aku ganti baju aku makan malam.
“Kemana aja tadi sama Bella?” tanya ibuku padaku. “Dari jalan-jalan!” jawabku sambil melanjutkan makan. Selesai makan aku langsung menuju kekamar untuk tidur. Tetapi aku terus memikirkanBella. Kayanya aku suka deh sama Bella . “Nggak! Nggak boleh aku masih kelas 3 SMP, aku masih harus belajar.” bisikku dalam hati.Satu minggu berlalu, aku masih tetap kepikiranBella terus. Akhirnya sore harinya Bella harus kembali ke Bandung lagi. Aku dan Ivan datang kerumah Bella.
Akhirnya keluarga Bella siap untuk berangkat. Pada saat itu aku mengatakan kalau aku suka pada Bella.“Bella aku suka kamu! Kamu mau nggak kamu jadi pacarku” kataku gugup.“Maaf ano aku nggak bisa kita masih kecil!” jawabnya padaku. “Kita lebih baik Sahabatan kaya dulu lagi aja!”Aku memberinya hadiah kenang-kenangan untuknya sebuah kalung. Dan akhirnyaBella dan keluarganya berangkat ke Bandung. Walaupun sedikit kecewa aku tetap merasa beruntung memiliki sahabat seperti Bella. Aku berharap persahabatan kami terus berjalan hingga nanti.
Posted by Smart Click on 08 May 2011
(Cerita Pendek – Cerpen Persahabatan) – Pagi hari saat aku terbangun tiba-tiba ada seseorang memanggil namaku. Aku melihat keluar. Ivan temanku sudah menunggu diluar rumah kakekku dia mengajakku untuk bermain bola basket.“Ayo kita bermain basket ke lapangan.” ajaknya padaku. “Sekarang?” tanyaku dengan sedikit mengantuk. “Besok! Ya sekarang!” jawabnya dengan kesal.“Sebentar aku cuci muka dulu. Tunggu ya!”, “Iya tapi cepat ya” pintanya.Setelah aku cuci muka, kami pun berangkat ke lapangan yang tidak begitu jauh darirumah kakekku.“Wah dingin ya.” kataku pada temanku. “Cuma begini aja dingin payah kamu.” jawabnya.Setelah sampai di lapangan ternyata sudah ramai. “Ramai sekali pulang aja males nih kalau ramai.” ajakku padanya. “Ah! Dasarnya kamu aja males ngajak pulang!”, “Kita ikut main saja dengan orang-orang disini.” paksanya. “Males ah! Kamu aja sana aku tunggu disini nanti aku nyusul.” jawabku malas. “Terserah kamu aja deh.” jawabnya sambil berlari kearah orang-orang yang sedang bermain basket.“Ano!” seseorang teriak memanggil namaku. Aku langsung mencari siapa yang memanggilku. Tiba-tiba seorang gadis menghampiriku dengan tersenyum manis. Sepertinya aku mengenalnya. Setelah dia mendekat aku baru ingat. “Bella?” tanya dalam hati penuh keheranan. Bella adalah teman satu SD denganku dulu, kami sudah tidak pernah bertemu lagi sejak kami lulus 3 tahun lalu.
Bukan hanya itu Bella juga pindah ke Bandung ikut orang tuanya yang bekerja disana. “Hai masih ingat aku nggak?” tanyanya padaku. “Bella kan?” tanyaku padanya. “Yupz!” jawabnya sambil tersenyum padaku. Setelah kami ngobrol tentang kabarnya aku pun memanggil Ivan. “Van! Sini” panggilku pada Ivan yang sedang asyik bermain basket. “Apa lagi?” tanyanya padaku dengan malas.
“Ada yang dateng” jawabku. “Siapa?”tanyanya lagi, “Bella!” jawabku dengan sedikit teriak karena di lapangan sangat berisik. “Siapa? Nggak kedengeran!”. “Sini dulu aja pasti kamu seneng!”. AkhirnyaIvan pun datang menghampiri aku dan Bella.Dengan heran ia melihat kearah kami. Ketika ia sampai dia heran melihat Bella yang tiba-tiba menyapanya. “Bela?” tanyanya sedikit kaget melihat Bella yang sedikit berubah. “Kenapa kok tumben ke Jogja? Kangen ya sama aku?” tanya Ivan pada Bela. “Ye GR! Dia tu kesini mau ketemu aku” jawabku sambil menatap wajah Bela yang sudah berbeda dari 3 tahun lalu. “Bukan aku kesini mau jenguk nenekku.” jawabnya. “Yah nggak kangen dong sama kita.” tanyaIvan sedikit lemas.
“Ya kangen dong kalian kan sahabat ku.” jawabnya dengan senyumnya yang manis.Akhinya Bella mengajak kami kerumah neneknya. Kami berdua langsung setuju dengan ajakan Bela. Ketika kami sampai di rumah Bela ada seorang anak laki-laki yang kira-kira masih berumur 4 tahun. “Bell, ini siapa?” tanyaku kepadanya. “Kamu lupa ya ini kan Dafa! Adikku.” jawabnya. “Oh iya aku lupa! Sekarang udah besar ya.”. “Dasar pikun!” ejek Ivan padaku. “Emangnya kamu inget tadi?” tanyaku pada Ivan. “Nggak sih!” jawabnya malu. “Ye sama aja!”. “Biarin aja!”. “Udah-udah jangan pada ribut terus.” Bella keluar dari rumah membawa minuman. “Eh nanti sore kalian mau nganterin aku ke mall nggak?” tanyanya pada kami berdua. “Kalau aku jelas mau dong! KalauIvan tau!” jawabku tanpa pikir panjang. “Ye kalau buat Bella aja langsung mau, tapi kalau aku yang ajak susah banget.” ejek Ivan padaku. “Maaf banget Bell, aku nggak bisa aku ada latihan nge-band.” jawabnya kepada Bella.
“Oh gitu ya! Ya udah no nanti kamu kerumahku jam 4 sore ya!” kata Bella padaku. “Ok deh!” jawabku cepat.Saat yang aku tunggu udah dateng, setelah dandan biar bikin Bella terkesan dan pamit keorang tuaku aku langsung berangkat ke rumah nenek Bella. Sampai dirumah Bella aku mengetuk pintu dan mengucap salam ibu Bella pun keluar dan mempersilahkan aku masuk. “Eh ano sini masuk dulu! Bellanya baru siap-siap.” kata beliau ramah. “Iya tante!” jawabku sambil masuk kedalamrumah. Ibu Bella tante Vivi memang sudah kenal padaku karena aku memang sering main kerumah Bella. “Bella ini Ano udah dateng” panggil tante Vivi kepada Bella. “Iya ma bentar lagi” teriak Bella dari kamarnya. Setelah selesai siap-siap Bella keluar dari kamar, aku terpesona melihatnya. “Udah siap ayo berangkat!” ajaknya padaku.Setelah pamit untuk pergi aku dan Bella pun langsung berangkat.
Dari tadi pandanganku tak pernah lepas dari Bella. “Ano kenapa? Kok dari tadi ngeliatin aku terus ada yang aneh?” tanyanya kepadaku. “Eh nggak apa-apa kok!” jawabku kaget.Kami pun sampai di tempat tujuan. Kami naik ke lantai atas untuk mencari barang-barang yang diperlukanBella. Setelah selesai mencari-cari barang yang diperlukan Bella kami pun memtuskan untuk langsung pulang kerumah.
Sampai dirumah Bella aku disuruh mampir oleh tante Vivi. “Ayo Ano mampir dulu pasti capek kan?” ajak tante Vivi padaku. “Ya tante.” jawabku pada tante Vivi.Setelah waktu kurasa sudah malam aku meminta ijin pulang. Sampai dirumah aku langsung masuk kekamar untuk ganti baju. Setelah aku ganti baju aku makan malam.
“Kemana aja tadi sama Bella?” tanya ibuku padaku. “Dari jalan-jalan!” jawabku sambil melanjutkan makan. Selesai makan aku langsung menuju kekamar untuk tidur. Tetapi aku terus memikirkanBella. Kayanya aku suka deh sama Bella . “Nggak! Nggak boleh aku masih kelas 3 SMP, aku masih harus belajar.” bisikku dalam hati.Satu minggu berlalu, aku masih tetap kepikiranBella terus. Akhirnya sore harinya Bella harus kembali ke Bandung lagi. Aku dan Ivan datang kerumah Bella.
Akhirnya keluarga Bella siap untuk berangkat. Pada saat itu aku mengatakan kalau aku suka pada Bella.“Bella aku suka kamu! Kamu mau nggak kamu jadi pacarku” kataku gugup.“Maaf ano aku nggak bisa kita masih kecil!” jawabnya padaku. “Kita lebih baik Sahabatan kaya dulu lagi aja!”Aku memberinya hadiah kenang-kenangan untuknya sebuah kalung. Dan akhirnyaBella dan keluarganya berangkat ke Bandung. Walaupun sedikit kecewa aku tetap merasa beruntung memiliki sahabat seperti Bella. Aku berharap persahabatan kami terus berjalan hingga nanti.
Posted by Smart Click on 08 May 2011
Jumat, 06 Mei 2011
Lirik Lagu Avril
»Pertapan » Lirik Lagu » Lirik Lagu Avril Lavigne – What The Hell
Lirik Lagu Avril Lavigne – What The Hell
* bedroom set
* dating websites
* cool games online
* blog
* shares
Online CPM Advertising
Lirik Lagu Avril Lavigne – What The Hell ini adalah Lyric song Avril Lavigne – What The Hell terbaru dan dapatkan Lirik Lagu Avril Lavigne – What The Hell ini di blog kami. untuk tau lebih jelasnya langsung baca Lirik Lagu Avril Lavigne – What The Hell di bawah ini.
avril lavigne
avril lavigne
Lirik Lagu Avril Lavigne – What The Hell
You say that I’m messing with your head (yeah, yeah, yeah, yeah)
All ’cause I was making out with your friend (yeah, yeah, yeah, yeah)
Love hurts whether it’s right or wrong (yeah, yeah, yeah, yeah)
I can’t stop ’cause I’m having too much fun (yeah, yeah, yeah, yeah)
You’re on your knees
Begging please
Stay with me
But honestly
I just need to be a little crazy
All my life I’ve been good but now, I’m thinking what the hell
All I want is to mess around and I don’t really care about
If you love me, if you hate me, you can’t save me, baby, baby
All my life I’ve been good but now, whoa, what the hell
What… what… what… What the hell?
So what if I go out on a million dates (yeah, yeah, yeah, yeah)
You never call or listen to me anyway (yeah, yeah, yeah, yeah)
I rather rage than sit around and wait all day (yeah, yeah, yeah, yeah)
Don’t get me wrong. I just need some time to play-ay (yeah, yeah, yeah, yeah)
You’re on your knees
Begging please
Stay with me
But honestly
I just need to be a little crazy
All my life I’ve been good but now, I’m thinking what the hell
All I want is to mess around and I don’t really care about
If you love me, if you hate me
You can save me, baby, baby
All my life I’ve been good but now, whoa, what the hell
La la la la la la la la… Woah… Woah…
La la la la la la la la… Woah… Woah…
You say that I’m messing with your head
Boy, I like messing in your bed
Yeah, I am messing with your head
When I’m messing with you in bed
All my life I’ve been good but now, I’m thinking what the hell (what the hell)
All I want is to mess around and I don’t really care about (I don’t care about)
All my life I’ve been good but now, I’m thinking what the hell
All I want is to mess around and I don’t really care about. (if you love me)
If you love me (no), if you hate me (no)
You can save me, baby, baby (if you love me)
All my life I’ve been good but now, whoa, what the hell
La la, La la la la la la, La la, La la la la la la la
Category : Lirik Lagu, Posted at Jan 7th 2011
Tags : Lirik Lagu Avril Lavigne, Lyric song Avril Lavigne, What The Hell
Lirik Lagu Avril Lavigne – What The Hell
* bedroom set
* dating websites
* cool games online
* blog
* shares
Online CPM Advertising
Lirik Lagu Avril Lavigne – What The Hell ini adalah Lyric song Avril Lavigne – What The Hell terbaru dan dapatkan Lirik Lagu Avril Lavigne – What The Hell ini di blog kami. untuk tau lebih jelasnya langsung baca Lirik Lagu Avril Lavigne – What The Hell di bawah ini.
avril lavigne
avril lavigne
Lirik Lagu Avril Lavigne – What The Hell
You say that I’m messing with your head (yeah, yeah, yeah, yeah)
All ’cause I was making out with your friend (yeah, yeah, yeah, yeah)
Love hurts whether it’s right or wrong (yeah, yeah, yeah, yeah)
I can’t stop ’cause I’m having too much fun (yeah, yeah, yeah, yeah)
You’re on your knees
Begging please
Stay with me
But honestly
I just need to be a little crazy
All my life I’ve been good but now, I’m thinking what the hell
All I want is to mess around and I don’t really care about
If you love me, if you hate me, you can’t save me, baby, baby
All my life I’ve been good but now, whoa, what the hell
What… what… what… What the hell?
So what if I go out on a million dates (yeah, yeah, yeah, yeah)
You never call or listen to me anyway (yeah, yeah, yeah, yeah)
I rather rage than sit around and wait all day (yeah, yeah, yeah, yeah)
Don’t get me wrong. I just need some time to play-ay (yeah, yeah, yeah, yeah)
You’re on your knees
Begging please
Stay with me
But honestly
I just need to be a little crazy
All my life I’ve been good but now, I’m thinking what the hell
All I want is to mess around and I don’t really care about
If you love me, if you hate me
You can save me, baby, baby
All my life I’ve been good but now, whoa, what the hell
La la la la la la la la… Woah… Woah…
La la la la la la la la… Woah… Woah…
You say that I’m messing with your head
Boy, I like messing in your bed
Yeah, I am messing with your head
When I’m messing with you in bed
All my life I’ve been good but now, I’m thinking what the hell (what the hell)
All I want is to mess around and I don’t really care about (I don’t care about)
All my life I’ve been good but now, I’m thinking what the hell
All I want is to mess around and I don’t really care about. (if you love me)
If you love me (no), if you hate me (no)
You can save me, baby, baby (if you love me)
All my life I’ve been good but now, whoa, what the hell
La la, La la la la la la, La la, La la la la la la la
Category : Lirik Lagu, Posted at Jan 7th 2011
Tags : Lirik Lagu Avril Lavigne, Lyric song Avril Lavigne, What The Hell
Libur Lebaran
Hari Raya Idul Fitri
Seminggu sebelum idul fitri saya dan keluarga saya pergi ke Bandung. Kami berencana untuk pergi berlibur di rumah sepupu saya.
Selama di Bandung tidak pernah pergi kemanapun di sana yang saya lakukan hanya menonton televisi...
Ketika malam takbiran yaitu malam sebelum hari raya saya pergi berkeliling daerah Bandung bersama adik dan ayah saya.......
Ketika hari raya kami pergi sholat id bersama di sana, setelah itu saya memohon maaf kepada kedua orang tua saya , kepada om , dan kepada tante saya......
Hari raya kedua saya di Bandung saya dan keluarga saya berencana untuk pergi ke tempat wisata yang sangat terkenal di Bandung , tetapi tidak jadi karena tempatnya sangat ramai sekali , akhirnya saya dan keluarga memutuskan untuk pergi ke tempat pemandian air panas di.
Pulang dari tempat pemandian tersebut kami memutuskan untuk pulang ke rumah , sebelum saya pulang ke rumah saya singgah ke rumah sepupu saya untuk mengambil pakaian kami yang tertinggal di sana. Saya pulang dari Bandubg dan sampai di rumah jam 12 malam.
created:ayda
Seminggu sebelum idul fitri saya dan keluarga saya pergi ke Bandung. Kami berencana untuk pergi berlibur di rumah sepupu saya.
Selama di Bandung tidak pernah pergi kemanapun di sana yang saya lakukan hanya menonton televisi...
Ketika malam takbiran yaitu malam sebelum hari raya saya pergi berkeliling daerah Bandung bersama adik dan ayah saya.......
Ketika hari raya kami pergi sholat id bersama di sana, setelah itu saya memohon maaf kepada kedua orang tua saya , kepada om , dan kepada tante saya......
Hari raya kedua saya di Bandung saya dan keluarga saya berencana untuk pergi ke tempat wisata yang sangat terkenal di Bandung , tetapi tidak jadi karena tempatnya sangat ramai sekali , akhirnya saya dan keluarga memutuskan untuk pergi ke tempat pemandian air panas di.
Pulang dari tempat pemandian tersebut kami memutuskan untuk pulang ke rumah , sebelum saya pulang ke rumah saya singgah ke rumah sepupu saya untuk mengambil pakaian kami yang tertinggal di sana. Saya pulang dari Bandubg dan sampai di rumah jam 12 malam.
created:ayda
Langganan:
Postingan (Atom)